KOLABORASI KELUARGA DAN SEKOLAH DALAM MENUNJANG PENCAPAIAN TUJUAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SD ALAM MUHAMMADIYAH BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.47732/darris.v3i2.283Abstrak
Abstract: The responsibility for education according to the Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2003 concerning the national education system Article 7 is a shared responsibility, the obligation of all components of society, parents and the government. The purpose of this research is to describe the collaborative activities of parents and teachers in learning Islamic religious education and to describe what supports and hinders the implementation of parent-teacher collaboration in supporting the achievement of Islamic religious goals.The results showed that the collaboration carried out was parental involvement in learning, supporting each other, motivating each other, worshiping together, creating a safe and comfortable atmosphere, storytelling or telling stories and praying in congregation. And other activities such as Parenting, meetings at the beginning of the semester, communication, parent association (POS)/communication forums, parent consultation days and activity contact books/checklist sheets are collaborative activities carried out by parents and teachers who also indirectly support the achievement of the goals of Islamic religious education. The things that support and hinder the implementation of collaboration based on the results of the interviews are known to be about the understanding of parents and teachers about the importance of collaboration itself, the support of parents and teachers, and the communication that is carried out. Keywords: Achievement of PAI Goals, Family and School Collaboration.Abstrak: Tanggung jawab pendidikan menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional Pasal 7 adalah tanggung jawab bersama, kewajiban seluruh komponen masyarakat, orang tua dan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan kolaborasi orang tua dan guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dan untuk mendeskripsikan apa saja yang mendukung dan yang menghambat terlaksananya kolaborasi orang tua dan guru dalam menunjang pencapaian tujuan agama Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang dilakukan adalah keterlibatan orang tua dalam pembelajaran, saling mendukung, saling memotivasi, beribadah bersama, menciptakan suasana yang aman dan nyaman, mendongeng atau bercerita dan sholat berjama’ah. Dan kegiatan lainnya seperti Parenting, pertemuan di awal semester, komunikasi, paguyuban orang tua siswa (POS)/forum komunikasi, hari konsultasi orang tua dan buku penghubung/lembar ceklis kegiatan adalah kegiatan kerjasama yang dilakukan oleh orang tua dan guru yang juga secara tidak langsung menunjang pencapaian tujuan pendidikan agama Islam. Hal yang mendukung dan yang menghambat terlaksananya kolaborasi berlandaskan hasil wawancara diketahui adalah tentang pemahaman orang tua dan guru terhadap pentingnya kerjasama itu sendiri, dukungan orang tua dan guru, dan komunikasi yang dilaksanakan. Kata kunci: Kolaborasi Keluarga dan Sekolah, Pencapaian Tujuan PAI.Referensi
Ahsani, Muhammad, “Studi Komparasi Pemikiran Thomas Lickona dan Abdullah Nashih Ulwan tentang Pendidikan Karakter Keluarga dan Sekolah” Jurnal Didaktika Religia Volume 2, No. a Tahun 2014
Arends, Richard I., Learning to Teach, Belajar untuk Mengajar, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008
Arifin, Muhammad, Hubungan Timbal Balik Pendidikan Agama Islam di Lingkungan Sekolah dan Keluarga, Jakarta: Bulan Bintang, 1978
Arifin, M. Fahmi, “Model Kerjasama Tripusat Pendidikan dalam Pendidikan Karakter Siswa”, Jurnal MUALLIMUNA Vol. 3, No. 1, Oktober 2017
Barsihanor, “Kerjasama antara Skoelah dan Keluarga dalam Pendidikan Karakter”, Muallimuna Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, Vol. 1, No. 1 Oktober 2015
Bisri, Hasan, Kolaborasi Orangtua dan Guru dalam membentuk Karakter Disiplin dan Jujur pada Peserta didik (Studi Kasus pada Siswa Kelas 3 MIN Malang 2), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tesis tidak diterbitkan
Brook, Jane, The Process of Parenting (Edisi Kedelapan), Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011
Buseri, Kamrani, Pendidikan Keluarga dalam Islam, Yogyakarta: Bina Usaha, 1990
Majid, Abdul, Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012
Nazarudin, Mgs., “Pola Kerjasama Guru dan Orang Tua dalam meningkatkan Mutu Pendidikan di MIN 2 Kota Palembang”, Intizar, Volume 24 Nomor2, Desember 2018, h. 211
Rudiansyah, Rizka, Kerja Sama antara Sekolah dengan Keluarga dalam Pembinaan Akhlak Mulia Siswa, Universitas Pendidikan Indonesia, Tesis tidak diterbitkan, 2016
Ruqaiyah dan Atiek Sismiati, Profesi Kependidikan, Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia, 2011
Salim, M. Haitami, Pendidikan Agama dalam Keluarga: Revitalisasi Peran Keluarga dalam Membangun Generasi Bangsa yang Berkarakter, Jokjakarta: Ar-ruzz Media, 2013
Sukaimi, Syafi’ah, “Peran Orang tua dalam Pembentukan Kepribadian Anak: Tinjauan Psikologi Perkembangan Islam:,
Suwatra, Ign. I Wayan, Sosiologi Pendidikan, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2014
Syafaat, Aat, Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Kenakalan Remaja (Juvenile Delinquency), Jakarta: Rajawali Pers, 2008
Manusiawi, Jakarta: Bumi Aksara, 2009
http://sekolahalam.org/profile diunduh pada hari Ahad, 11 Maret 2018
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).

