MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v18i2.77Abstrak
The purpose of scientific writing is to find out how to build students' character through school culture. There are several methods used that are qualitative qualifications, in writing the object of wetting is Building Student Character and School Culture. From the results of the discussion in this writing, it can be concluded that it builds the character of students, the involvement of all components of the school, the principal as managerial, teachers, parents and community in the school, in order to realize character education in children, the need for habituation or school culture. which can be implemented through subjects, daily activities, spontaneity activities, extracurricular activities, and other activities. Keywords: Character, School Culture, and Students.Referensi
Departemen Pendidikan Indonesia (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Kemdiknas. (2010). Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter. Jakarta.
Kemdiknas. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter. Jakarta:Depdiknas.
Kemdiknas. 2011. Pendidikan Karakter untuk Membangun Karakter Bangsa. Jakarta:Dirjen Diknas.
Khan, D.Yahya, Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri, Yogyakarta: Pelangi Publishing.
Koentjaraningrat. 2003. Pengantar Antropologi 1. Jakarta : Rineka Cipta
Samani, muchlas dan hariyanto, 2011. Konsep dan model pendidikan karakter, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta
Zamroni, 2011. Pendidikan Demokrasi Pada Masyarakat Multikultural. Gavin Kalam Utama, Jakarta
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).



