KETANGGUHAN KELANGSUNGAN PEMBELAJARAN PONDOK PESANTREN DARUL ILMI BANJARBARU DI MASA PANDEMI COVID 19
DOI:
https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v23i2.305Abstrak
AbstractThe continuity of learning for students is very important, especially during the Covid-19 pandemic, because after all students must continue to develop in the learning process optimally. The author is interested in researching how the resilience of the Continuation of Learning at the Darul Ilmi Banjarbaru Islamic Boarding School During the Covid 19 Pandemic. The method used is descriptive qualitative. The qualitative approach in this study is based on Phenomenological Research or the results of observations through interviews related to data that are not in the form of numbers, but in the form of a description of the resilience of the continuity of learning at the Darul Ilmi Banjarbaru Islamic Boarding School during the Covid-19 period. The results of the study stated that the learning system continues to be maximized by the Islamic boarding school so that it can provide knowledge for its students. In addition to the obstacles faced in the learning system, the Islamic boarding school also always monitors and pays attention to the health of all students by providing complete nurses and medicines to always maintain the health conditions of the students.Keywords: Covid 19, Resilience, Strategy/Learning System.AbstrakKeberlangsungan belajar pada peserta didik sangat penting terutama pada masa pandemic Covid-19, karena bagaimanapun peserta didik harus terus berkembang dalam proses pembelajaran secara optimal. Penulis tertarik untuk meneliti bagaimana Ketangguhan Kelangsungan Pembelajaran Pondok Pesantren Darul Ilmi Banjarbaru Di Masa Pandemi Covid 19. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan kualitatif dalam penelitian ini didasarkan pada Phenomenological Research atau hasil observasi melalui wawancara yang berkaitan dengan data yang tidak berbentuk angka, namun berupa penjabaran mengenai ketangguhan kelangsungan pembelajaran pondok pesantren Darul Ilmi Banjarbaru di masa covid-19. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sistem pembelajaran terus dimaksimalkan oleh pihak pondok pesantren agar bisa memberikan ilmu untuk para santri-santrinya. Selain mengenai kendala-kendala yang dihadapi pada sistem pembelajaran, pihak pondok pesantren juga selalu mengawasi dan memperhatikan kesehatan seluruh para santri dengan menyediakan perawat dan obat-obatan yang lengkap untuk selalu menjaga kondisi kesehatan para santri. Kata Kunci: Covid 19, Ketangguhan, Strategi/Sistem Pembelajaran.Referensi
Dhowi dan Esther Windhi Andagrasi, Bay. “PENGARUH NILAI TERHADAP-TERHADAP KETANGGUHAN (RESILIENSI)”, jurnal becoss, Vol. 1, No. 1.
Hanifah Salsabila, Unik, ddk. “Pemanfaatan Teknologi Media Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19”, Universitas Ahmad Dahlan, Jurnal Pendidikan Dasar, Vol.2, No.2.
Chairani, Ikfina. “DAMPAK PANDEMI COVID-19 DALAM PERSEPEKTIF GENDER DI INDONESIA”, Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Jurnal Kependudukan Indonesia.
Suhendro, Eko. “Strategi Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19”, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, Vol.5(3).
Murdiyanto, Eko. Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan aplikasi disertai contoh Proposal), Yogyakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UPN ”Veteran” Yogyakarta Press, 2020.
Hidayati, Dewi Arif. Dkk. Pendidikan Lingkungan di Pondok Pesantren pada Masa Pandemi Covid 19, Prosiding Diskusi Daring Tematik Nasional 2020 “Pendidikan di Masa Pandemi : Menelaah dari Daerah”.
Kahfi dan Ria Kasanova, Shofiyullahul. MANAJEMEN PONDOK PESANTREN DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Pondok Pesantren Mambaul Ulum Kedungadem Bojonegoro), Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 3, No. 1, April 2020.
Nur Rahma, Fatimah, dkk. Implementasi Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka di Pesantren Taruna Al-Quran Putri Yogyakarta Masa Darurat Covid-19, Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3, No. 4, Tahun 2021. Hal. 2027-2036.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).



