RELASI MAQASHID SYARIAH DAN INTERAKSI SOSIAL DI MASYARAKAT PESANTREN

Penulis

  • Wahyu Fitrianoor Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Falah Banjarbaru
  • Ahmad Fauzan Arifin Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Falah Banjarbaru

DOI:

https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v26i1.1097

Kata Kunci:

Maqasid Shariah, Pesantren, Social Interaction.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi antara maqāṣid al-syarī‘ah dan interaksi sosial di masyarakat pesantren di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dalam perspektif sosiologi hukum Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif empiris melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai perlindungan agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl) terinternalisasi dalam struktur sosial pesantren. Otoritas kiai, sistem pendidikan, tata tertib asrama, serta tradisi musyawarah mencerminkan aktualisasi maqāṣid sebagai norma hidup (living law) yang membentuk kohesi dan stabilitas komunitas. Pembinaan moral dan akhlak santri berlangsung melalui habituasi nilai, keteladanan, dan legitimasi moral, bukan melalui dominasi koersif. Temuan ini juga menunjukkan bahwa struktur hierarkis pesantren tidak identik dengan feodalisme modern, melainkan merupakan mekanisme pedagogis dan integratif yang menjaga keseimbangan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan maqashid syariah sebagai paradigma analisis praksis sosial serta memperkaya kajian sosiologi hukum Islam dalam konteks komunitas pesantren kontemporer. Kata kunci: Maqashid Syariah, Pesantren, Interaksi Sosial

Referensi

Afifah, Yeni Suryaningsih, dan Sofia Rhosma Dewi. “HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA AWAL DI SMP NEGERI 1 GRUJUGAN: The Relationship between Self-Confidence and Social Interaction in Early Adolescents 1 Grujugan Junior High School.” ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan 2, no. 3 (2024): 392–400. https://doi.org/10.62085/ajk.v2i3.91.

Alam, Md. Mahmudul, Muhammad Nazmul Hoque, dan Ruhaini Muda. “Assessment of the Sharīʿah Requirements in the Malaysian Islamic Financial Services Act 2013 from the Managerialism and Maqāṣid Al-Sharīʿah Perspectives.” Journal of Islamic Accounting and Business Research 14, no. 8 (2023): 1152–66. https://doi.org/10.1108/JIABR-01-2022-0025.

Albert, Albert, dan Zulfani Sesmiarni. “Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan Pesantren Melalui Pengembangan Program Pesantren Ramah Anak.” Jurnal Pendidikan Indonesia 3, no. 11 (2022): 966–83. https://doi.org/10.36418/japendi.v3i11.1223.

Anshori, Teguh. “MENUJU FIQIH PROGRESIF (Fiqih Modern Berdasarkan Maqashid Al Syariah Perspektif Jaser Auda).” Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies 2, no. 1 (2020): 168–81. https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v2i1.2166.

Arifin, Ahmad Fauzan, Muhammad Erfan, Muhammad Rizqi, dan Muhammad Anshari. “HIYAL SEBAGAI TEORI PEREKAYASA DALAM HUKUM ISLAM.” MAQASHIDUNA: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM 1, no. 2 (2024): 183–203. https://doi.org/10.47732/maqashiduna.v1i2.328.

Aseri, Mukhsin, Muhammad Rasyid, Ahmad Sharifuddin Bin Mustapha, Akh. Fauzi Aseri, dan Oleh Fedorchenko. “Negotiating Authority and Knowledge: Religion, Science, and Politics in the Fatwa Transformations of the Indonesian Ulema Council.” Journal of Islamic Law 6, no. 2 (2025): 286–316. https://doi.org/10.24260/jil.v6i2.4702.

Basyir, Ahmad, Wahyu Fitrianoor, dan Anisah Norlaila Hayati. “PEMBERIAN WASIAT WAJIBAH KEPADA KELUARGA NON-MUSLIM PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I.” MAQASHIDUNA: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM 2, no. 2 (2024): 171–91. https://doi.org/10.47732/maqashiduna.v2i2.567.

Burga, Muhammad Alqadri, dan Muljono Damopolii. “Reinforcing Religious Moderation through Local Culture-Based Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 2 (2022): 145–62. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i2.19879.

Dusuki, Asyraf Wajdi, dan Nurdianawati Irwani Abdullah. “Maqasid al-Shari`ah, Maslahah, and Corporate Social Responsibility (2007)*.” American Journal of Islam and Society 41, no. 1 (2024): 10–35. https://doi.org/10.35632/ajis.v41i1.3417.

Fitrianoor, Wahyu. “ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM PENETAPAN NAFKAH IDDAH: STUDI KASUS PENGADILAN AGAMA KOTA BANJARBARU.” MAQASHIDUNA: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM 3, no. 1 (2025): 79–102. https://doi.org/10.47732/maqashiduna.v3i1.758.

Hikmah, Nurul, dan Muhammad Yazid. “Maqashid Al-Syariah as a Contemporary Economic Solution According to Yusuf Al-Qaradawi.” ITQAN: Journal of Islamic Economics, Management, and Finance 4, no. 1 (2024): 51–63. https://doi.org/10.57053/itqan.v4i1.62.

Lyza Sari Rahayu dan Fariz Farrih Izaddi. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak dari Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.” Jurnal Riset Ilmu Hukum, 24 Desember 2023, 75–80. https://doi.org/10.29313/jrih.v3i2.2768.

Mahyudin, Wan A’tirah, dan Romzie Rosman. “Performance of Islamic Banks Based on Maqāṣid al-Sharīʿah: A Systematic Review of Current Research.” Journal of Islamic Accounting and Business Research 13, no. 4 (2022): 714–35. https://doi.org/10.1108/JIABR-10-2020-0337.

Maulida, Syahdatul, dan Mohammad Mahbubi Ali. “Maqasid Shariah Index: A Literature Review.” Maqasid al-Shariah Review 2, no. 1 (2023). https://doi.org/10.58968/msr.v2i1.309.

Mohammed Hassanein, Abdelrahman Abdelhamid. “The Complementarity of Ijtihad and the Maqasid Al-Shariah in Islamic Law: An Analytical Study.” International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences 15, no. 5 (2025): Pages 847-859. https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v15-i5/25424.

Rahayu, Qorin Mailani, dan Subhan Widiansyah. “Pergeseran Interaksi Sosial dalam Keluarga di Era Digital pada Mahasiswa Pendidikan Sosiologi.” maharsi 7, no. 1 (2025): 39–48. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i1.1477.

Sulaiman Jamrozi, Ahmad Syafi’i, Suad Fikriawan, Syamsul Anwar, dan Misnen Ardiansyah. “Maqashid al-Sharia in the Study of Hadith and its Implication for the Renewal of Islamic Law: Study on Jasser Auda’s Thought.” Justicia Islamica 19, no. 1 (2022): 74–93. https://doi.org/10.21154/justicia.v19i1.3269.

Sulastriana, Elva, Yeni Rizal, Uray Herlina, dan Melina Lestari. “The Relationship between Social Interaction and Language Attitudes of Multiethnic High School Students in West Kalimantan.” AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan 16, no. 2 (2024). https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i2.4930.

Sutomo, Sutomo, Aries Musnandar, Diaya Uddeen Deab Mahmoud Alzitawi, dan Sutrisno Sutrisno. “Religious-Sociocultural Networks and Social Capital Enhancement in Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 1 (2024): 137–48. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i1.19997.

Une, Darwin. “Interaksi Sosial Budaya Masyarakat Desa Banuroja.” Gorontalo Journal of Government and Political Studies 4, no. 1 (2021): 178. https://doi.org/10.32662/gjgops.v4i1.1459.

Yasin, Muhamad, dan Muhammad Nabil Khasbulloh. “Constructing Ethical Critical Thinking at Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 2 (2022): 127–44. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i2.19028.

Yusriman. “INTERAKSI SOSIAL DALAM ERA DIGITAL: DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP HUBUNGAN MANUSIA.” Jurnal Dinamika Sosial dan Sains 2, no. 2 (2025): 454–61. https://doi.org/10.60145/jdss.v2i2.121.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-09