PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.47732/adb.v4i2.192Abstrak
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of the high potential of female students in memorizing, especially memorizing the Koran. Compared to memorizing hadith which is considered easier, this program is opened to create a generation of hadith memorizers. The purpose of this program is to make female students familiar with the traditions of the Prophet, they feel they are always with the Prophet, know Islamic laws because they are related to the traditions that they memorize and can become provisions when they graduate from the cottage. This study uses a type of field research (field research) with a qualitative descriptive approach. The research subjects were 1 Ustazah who was the supervisor of the Tahfiz Hadis program and female students who participated in the Tahfiz Hadith program. The object of research is the Tahfiz Hadith Program at the Al Falah Islamic Boarding School Puteri Banjarbaru. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Meanwhile, in data processing, data collection, classification and editing techniques are used. For data analysis using descriptive qualitative analysis by describing or describing actual events in the form of sentence descriptions, then analyzed using inductive techniques, namely by concluding the data specifically based on general facts in the field. Based on the results of the study, it can be seen that the Tahfiz Hadith program at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru was carried out in several stages starting from planning, implementation and evaluation. This planning includes registration of the Tahfiz Hadith program, program objectives, selection of hadith books, and the number of memorized hadiths. Then, the implementation of the Tahfiz Hadith program is carried out by depositing activities for memorizing hadith and muroja'ah memorizing hadith. While the evaluation of the Tahfiz Hadith program was carried out with muroja'ah which was carried out every 2 weeks and a final test at the end of the Tahfiz Hadith program. The visible impact of the female students after memorizing the hadith is the ability of the female students to connect the truncated hadith and answer legal cases with the hadith they memorized. Keywords: Hadith, Method, Tahfiz.Abstrak: Program Tahfiz Hadis merupakan salah satu program ekstrakurikuler yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru. Program ini dibentuk karena melihat tingginya potensi santriwati dalam menghafal khususnya menghafal Alquran. Dibanding dengan menghafal hadis yang dianggap lebih mudah, maka program ini dibuka untuk menciptakan generasi penghafal hadis. Adapun tujuan dibentuk program ini adalah agar santriwati familiar dengan hadis-hadis Nabi, mereka merasa selalu bersama Rasulullah, mengetahui hukum-hukum Islam karena berkaitan dengan hadis-hadis yang mereka hafal dan dapat menjadi bekal saat mereka lulus dari pondok tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu 1 orang Ustazah pembimbing program Tahfiz Hadis dan santriwati yang mengikuti program Tahfiz Hadis. Objek penelitian yaitu Program Tahfiz Hadis di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan dalam pengolahan data digunakan teknik koleksi, klasifikasi dan editing data. Untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menggambarkan atau mendeskripsikan kejadian yang sesungguhnya dalam bentuk uraian kalimat, kemudian dianalisa dengan menggunakan teknik induktif, yaitu dengan menyimpulkan data secara khusus berdasarkan kenyataan umum di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa program Tahfiz Hadis di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru dilaksanakan dengan beberapa tahapan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan ini antara lain pendaftaran program Tahfiz Hadis, tujuan program, pemilihan kitab hadis, dan jumlah hadis yang dihafal. Kemudian, pelaksanaan program Tahfiz Hadis dilaksanakan dengan kegiatan setoran hafalan hadis dan muroja’ah hafalan hadis. Sedangkan evaluasi program Tahfiz Hadis dilakukan dengan muroja’ah yang dilaksanakan 2 minggu sekali dan tes akhir pada akhir program Tahfiz Hadis. Dampak yang terlihat dari santriwati sesudah menghafal hadis adalah dengan adanya kemampuan santriwati menyambung hadis yang terpotong dan menjawab perkara hukum dengan hadis yang mereka hafal. Kata Kunci: Hadis, Metode, Tahfiz.Referensi
Al-Hafidz, Ahsin W. Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Bumi Aksara, 2000.
Aminullah, Moh, Adlan Fauzi Lubis, Mukti Ali, Sudirman Tamin, dan Hardjito. “Pelatihan Metode Cara Mudah Menghafal Al Qur’an Santri Al Wafi Islamic Boarding School Bogor.” Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. 2021.
Anwar, Latifah. “Penulisan Hadis Pada Masa Rasulullah SAW.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al Qur’an dan Hadits 3, no. 2 (2020): 134.
Arikunto, Suharsimi. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2005.
Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
Djamarah, Syaiful Bahri. Guru dan Anak Didik dalam Intraksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Hanbal, Ahmad bin Muhammad bin. Musnad al-Imam Ahmad bin Hanbal. juz II. Kairo: Darul Hadits, 1995.
Ilyas, M. “Metode Muraja’ah dalam Menjaga Hafalan Al-Qur’an.” Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam Vol. V, No. 1 (2020).
Khatib, Muhammad Ajaj Al. As-Sunnah Qobla At-Tadwin. Kairo: Maktabah Wahibah, 1975.
———. Ushul Al-Hadits: Pokok-Pokok Ilmu Hadits. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2013.
Mahmud. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia, 2011.
Masduki, Yusron. “Implikasi Psikologis Bagi Penghafal Al-Qur’an.” Medina-Te Vol. 18, No. 1 (2018).
Republik Indonesia. Undang-Undang RI Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bab 2, Pasal 3, 2003.
Sa’ud, Udin Syaeffudin, dan Abin Syamsuddin Makmun. Perencanaan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.
Solahudin, M. Agus, dan Agus Suyadi. Ulumul Hadits. Bandung: Pustaka Setia, 2011.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2012.
Sukardi. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
Suparta, Munzier. Ilmu Hadits. Jakarta: RajaGrafindo, 2002.
Tayibnafis, Farida Yusuf. Evaluasi Program. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.
Warson Munawwir, Ahmad. AL MUNAWWIR Kamus Arab-Indonesia. Yogyakarta: Unit Pengadaan Buku-Buku Ilmiah Keagamaan Pondok Pesantren “Al-Munawwir,” 1984.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


