PENDIDIKAN ISLAM DI LINGKUNGAN KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.47732/adb.v8i1.679Abstract
Abstract: Family is the first education for children when they learn about their world. The nuclear family consists of father, mother, grandfather, grandmother, uncle, and aunt. Children first learn to speak and recognize objects. The purpose of this study is to find out how Islamic education is in the family environment. This type of research examines various literatures from books, journals, and other relevant sources using a qualitative approach. In Islamic education, the family environment plays a very important role for children in learning Islamic education, because children learn noble morals taught by their parents since they began to know their environment. So the family environment is the environment. The first thing a child learns is through the guidance of their parents. The stronger the religion of the parents, the greater the influence they have on their children by giving them advice, guidance, and instructions. Islam also emphasizes that education should be provided by the family environment, because it is very beneficial for children to avoid socializing at school and in society. Keywords: Education, Environment, Family, Islam. Abstrak: Keluarga merupakan pendidikan pertama bagi anak saat mereka belajar tentang dunianya. Keluarga inti terdiri dari ayah, ibu, kakek, nenek, paman, dan bibi. Anak-anak pertama-tama belajar berbicara dan mengenali benda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana pendidikan Islam di lingkungan keluarga. Jenis penelitian ini mengkaji berbagai literatur baik dari buku, jurnal, dan sumber relevan lainnya dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pendidikan Islam, lingkungan keluarga memegang peranan yang sangat penting bagi anak dalam mempelajari pendidikan Islam, sebab anak mempelajari akhlak mulia yang diajarkan oleh kedua orang tuanya sejak ia mulai mengenal lingkungannya. Jadi lingkungan keluarga adalah lingkungan. Hal pertama yang dipelajari anak adalah melalui bimbingan orang tuanya. Semakin kuat agama orangtua, semakin besar pula pengaruh yang mereka miliki terhadap anak-anaknya dengan memberi mereka nasihat, bimbingan, dan petunjuk. Islam juga menekankan bahwa pendidikan hendaknya diberikan oleh lingkungan keluarga, karena sangat bermanfaat bagi anak untuk terhindar dari pergaulan di sekolah maupun di masyarakat.Kata Kunci: Islam, Keluarga, Lingkungan, Pendidikan.References
Ahmadi, Abu, dan Nur Uhbiyati, Ilmu Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 1991.
Aly, Hery Noer, Ilmu Pendidikan Islam, , cet. I, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.
An-Nahlawi, Abdurrahman, Prinsip-Prinsip dan Metode Pendidikan Islam dalam Keluarga di Sekolah dan di Masyarakat, Jakarta: Diponegoro, 1996.
Choli, Ifham, “Pendidikan Islam dalam Keluarga”, Tahzhib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 6 No. 2, 2023.
Daradjat, Zakiyah, Ilmu Jiwa Agama, Jakarta: Bulan Bintang, 1976.
________, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1996.
Djamaluddin dan Abdullah Aly, Kapita Selecta Pendidikan Islam, Bandung: Pustaka Setia, 1999.
Krippendorff, K., Content analysis: An Introduction to its Methodology, Sage Publications, 2018.
Marimba., Ahmad D, Pengantar Filsafat Pendidikan, Bandung: Al-Ma’arif, 1980.
Masduki, Ahmad, “Implikasi Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Kepribadian Anak”, Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam, Vol. 3 No. 2, 2020.
Numsa, Yunus, Metodologi Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Pustaka Firdaus, 2000.
Olen, Dale R., Kecakapan Hidup Pada Anak, terj. Ir. Hasto Rosarianto, Yogyakarta: Kanisius, 1987.
Rush, Abidin Ibn, Pemikiran Al-Ghazali Tentang Pendidikan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar Anggota IKAPI Galagah, 1998.
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Alfabeta, 2013.
Suwarno, Pengantar Umum Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 1991.
Tafsir, Ahmad, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung: Remaja Roesdakarya, 1994.
Uhbiyati, Nur, Ilmu Pendidikan Islam, Bandung: Pustaka Setia, 1997.
Zainuddin, dkk., Seluk Beluk Pendidikan dari AL-Ghazali, , cet. I, Jakarta: Bumi Aksara, 1991.
Zed, M., Metode penelitian kepustakaan, (Yayasan Obor Indonesia, 2014).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


