PEMBELAJARAN TAJWID DENGAN METODE DEMONSTRASI BAGI SANTRI KELAS V B MADRASAH IBTIDAIYAH DARUSSALIM KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT
DOI:
https://doi.org/10.47732/darris.v6i1.436Abstract
Abstract: Tajwid learning is knowledge that discusses the rules and ways to read the Koran as well as possible. Tajwid is a science that improves the reading of the Koran. Therefore, the teaching of the Koran must be carried out with recitation learning and improved as well as possible. The formulation of the problem in this research is about the implementation of Tajwid learning using the demonstration method for students in Class V B Madrasah Ibtidaiyah Darussalim, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency and the factors that influence the learning of Tajwid using the demonstration method. The subject in this research is a teacher who teaches Tajwid and Al-Qur'an subjects for the 2018/2019 academic year, and the object is the implementation of Tajwid learning used in this research, namely interviews, observation and documentation. The aim of this research is to find out how tajwid learning is implemented using the demonstration method, and the techniques for implementing the demonstration method carried out by teachers of tajwid and al-Qur'an subjects. Based on the research results, it can be seen that the implementation of recitation learning using the demonstration method has been implemented. From the previous criteria for student education, the facilities and infrastructure are sufficient and the environment supports the achievement of learning. Keywords: Demonstration Method, Learning, Tajwid. Abstrak: Pembelajaran tajwid merupakan pengetahuan yang membahas tentang kaidah-kaidah serta cara-cara membaca al-Qur’an dengan sebaik-baiknya. Tajwid adalah ilmu yang membaguskan bacaan al-Qur’an. Oleh karena itu pengajaran al-Qur’an harus dilaksanakan dengan pembelajaran tajwidnya dan ditingkatkan dengan sebaik-baiknya. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang pelaksanaan Pembelajaran Tajwid Dengan Metode Demonstrasi Bagi Santri Kelas V B Madrasah Ibtidaiyah Darussalim Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut dan faktor-faktor yang berpengaruh dalam pembelajaran tajwid dengan metode demonstrasi. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru yang mengajar mata pelajaran Tajwid dan al-Qur’an tahun pelajaran 2018/2019, dan yang menjadi objeknya adalah pelaksanaan pembelajaran Tajwid yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran tajwid dengan metode demonstrasi, dan teknik-teknik penerapan metode demonstrasi yang dilakukan oleh guru mata pelajaran tajwid dan al-Qur’an. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan pembelajaran tajwid dengan metode demonstrasi telah terlaksana. Dari kriteria pendidikan siswa sebelumnya, sarana dan prasarana sudah cukup memadai serta lingkungan yang mendukung tercapainya pelaksanaan pembelajaran. Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Pembelajaran, Tajwid.References
Al Qur’an Dan Terjemahnya, Semarang, Asy-Syifa’, 1998
Ahmad, Muhammad Abdul Qadir, Metodologi Pengajaran Agama Islam, (Jakarta, PT. Rineka Cipta, 2008)
Ahmadi, Abu Joko Tri Prastya, Strategi Belajar Mengajar, (Bandung: Pustaka Setia, 1997)
Al- Hafidz Ahsin W., Kamus Ilmu Al Qur’an,(Jakarta: Amzah, 2006)
Al-Mahmud Muhammad, Hidayah Al-Mustafid Fi Ahkam At-Tajwid, (Surabaya: Toko Kitab Imam)
Ariffin Gus, Membuka Pintu Rahmat Dengan Membaca Al Qur’an, (Zikrul Hakim, 2009)
Ash- Shiddieqy, Tengku Muhammad Al-Habsyi, Sejarah dan Pengantar Ilmu Al Qur’an Dan Tafsir, (Semarang, Pustaka Rizki Putra, 2009)
Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Islam, (Jakarta: Ikrar Mandiri Abadi 2003)
Fathurrohman pupuh dkk, Strategi Belajar Mengajar, (Bandung: PT Repika Aditama, 2007)
Gulo W. , Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Grafindo, 2002)
Hamalik Oemar, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Bumi Aksara, 1999)
Muhctarom Zainal, Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren, (Jakarta: INIS, 1994)
Muhaimin, Pradigma Pendidikan Islam, Upaya Mengepetifkan Pendidikan Agama Islam disekolah, (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2002)
Naim Nganuin dan patoni Achmad, Materi Penyusunan Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007)
Pusat Bahasa Depdiknas, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka 2002)
Pedoman Penulisan Bimbingan dan Ujian Skripsi, Program Starata Satu (SI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Falah Banjarbaru 2012
Sagala Syaiful dan Zain Aswan, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2006)
Salahuddin Anas, Filsafat Pendidikan, (CV Pustaka Setia, 2011)Shihab M. Quraish, Sejarah dan Ulum Al Qur’an, (Jakarta: pustaka firdaus, 1999)
Sanjaya Wina, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Kencana, 2010)
Syah Muhibbin, Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru, (Bandung, Pemuda Rosda Karya,1995)
Syamsuddin MZ dkk, Panduan Kurikulum Dan Pengajaran Tk/Tp Al Qur’an (Jakarta: LPPTKA BKPRMI PUSAT, 2010)
Undang undang RI No. 20 tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003, (Bandung: Citra Umbara)
Verbianto St, dkk, Kamus Pendidikan, (Jakarta: Gramedia Widia Sarana, 1994)
Wahyudi Moh. , Ilmu Tajwid Plus (Surabaya: Halim Jaya, 2008)
Zarkasi Imam, Pelajaran Tajwid, (gontor ponorogo: trimurti press)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).

