ETIKA GURU DAN PESERTA DIDIK MENURUT K.H HASYIM ASY’ARI DALAM KITAB ADAB ĀL-‘ĀLIM WĀL MUTĀ’ĀLLIM
DOI:
https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v24i1.392Abstract
Abstract This research discusses the ethics of teachers and students according to K.H. Hasyim Asy'ari in the Book of Adabul'Ālim Wāl Mutā'āllim and its relevance to the current educational context. This type of research is library research, this research was carried out using a qualitative descriptive approach and used content analysis techniques. In his book Adabul 'Ālim Wāl Mutā'āllim, KH Hasyim Asy'ari stated that teachers must have ethics, as follows: being devoted to Allah, being wara', being humble, istiqomah, having credibility and capacity as an 'alim and mu'allim , have the skills and authority to convey knowledge to students, have a professional attitude in all aspects required in the learning process. Students must have the following manners in studying, namely: religiousness, tolerance, hard work, responsibility, patience, obedience and good manners.Therefore, the book Adabul'Ālim Wāl Mutā'āllim can be said to have preceded the recommendation for character education which is currently quite popular in the world education system. This is the important relevance of the book Adabul'Ālim Wāl Mutā'āllim for modern education today, namely the importance of creating a conducive, harmonious and dignified learning atmosphere. By implementing this ethic, it is hoped that a relationship of mutual respect will be created between teachers and students, a positive learning environment, and improving the quality of the learning process. This ethic can also form good character and personality in students, as well as encourage enjoyable learning between teachers and students. Keywords: Ethics, Student, Teacher, The Book Adabul 'Alim Wal Muta'allim. Abstrak Penelitian ini membahas tentang etika Guru dan Peserta didik menurut K.H. Hasyim Asy’ari dalam Kitab Adabul‘Ālim Wāl Mutā’āllim dan relevansinya dengan konteks pendidikan sekarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research), penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriftif kualitatif serta menggunakan teknik analisis isi (Content Analysis). Dalam kitabnya Adabul‘Ālim Wāl Mutā’āllim, KH Hasyim Asy’ari mengemukakan bahwa guru harus memiliki etika, sebagai berikut : bertaqwa kepada Allah, bersikap wara’, rendah hati, istiqomah, memiliki kredibilitas dan kapasitas sebagai seorang ‘alim dan mu’allim, memiliki kecakapan dan kewibawaan menyampaikan ilmu kepada peserta didik, memiliki sikap profesional pada keseluruhan aspek yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Adapun murid harus memiliki adab-adab berikut ini dalam menuntut ilmu yaitu: religius,toleransi, kerja keras, tanggungjawab, sabar, patuh, dan sopan santun.Oleh karena itu, kitab Adabul‘Ālim Wāl Mutā’āllim bisa dikatakan telah mendahului anjuran pendidikan karakter yang saat ini cukup populer dalam sistem pendidikan dunia. Inilah relevansi penting dari kitab kitab Adabul‘Ālim Wāl Mutā’āllim bagi pendidikan modern saat ini, yaitu sangat pentingnya untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, harmonis, dan bermartabat. Dengan menerapkan etika ini, diharapkan tercipta hubungan yang saling menghormati antara guru dan murid, lingkungan belajar yang positif, dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Etika ini juga dapat membentuk karakter dan kepribadian yang baik pada murid, serta mendorong pembelajaran yang menyenangkan antara guru dan murid. Kata Kunci: Etika, Guru, Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim, Murid.References
Kang Mastur, Humor Guru sufi, Yogyakarta: DIVA press, thn 2020.
Durrotun Nafi'ah 2018 “Etika siswa terhadap guru menurut K.H Hasyim Asy’aridalam Kitab Adab Al-Alim Wal Muta’allim dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter”IAIN Surakarta 2018.
Hendra Surya, Rahasia Membuat Anak Cerdas dan Manusia Unggul Jakarta: Elex Media Komputindo, 2010.
KH Hasyim Asy ari Pendidikan Akhlak untuk Pengajar dan Pelajar, Terjemah : Adabul ‘Alim Wal-Muta’allim, Surabaya: Pustaka Tebuireng, 2017.
KH Hasyim asy’ari,Adab Al-‘alim wal muta’allim,terjemah sholih ilham, 2020.
Lathiful Khuluq, Fajar Kebangunan Ulama Biografi KH. Hasyim Asy’ari, Yogyakarta: LKIS, 2000.
Lukmanul Hakim, Konsep Pendidikan Karakter Perspektif KH. Hasyim Asyari Studi Kitab Adab Alim Wal Mutaa’llim, Jurnal 3. No. 1 2019.
KH. M. Hasyim Asy’ari, Etika Pendidikan Islam, maktabah turats al Islami, jombang :2020.
Muslim, et al., Menumbuhkan Karakter Anak Perspektif Ibn Abd al-Barr al-Andalusi, Yogyakarta: Deepublish, 2018, Cet. Ke-1.
Mangun Budiyanto, Ilmu Pendidikan Islam, Yogyakarta: Ombak Dua,2013.
Muhaimin dan Abdul Mujib, Pemikiran Pendidikan Islam Yogyakarta:Trigenda Karya, 2012.
Sayuti ahmad, “konsep adab guru terhadap murid perspektif imam Al-Ghazali didalam kitab Bidayah Alhidayah, skripsi Banjarbaru, STAI Al-falah banjarbaru, 2022.
Samsul Nizar dan Zainal Efendi Hasibuan, Pendidik Ideal Bangunan Character Building, Depok: Prenadamedia Group, 2018, Cet. Ke-1, Edisi Pertama.
Sholih ilham, Bimbingan Ahklak Mulia Bagi Guru dan Murid, Bandung : Manba’ul huda, 2020.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



