Karakteristik Hukum Islam dan Asas Penerapannya
DOI:
https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v21i1.147Abstrak
Agama Islam diturunkan Allah SWT mempunyai tujuan yaitu untuk mewujudkan kemaslahatan hidup manusia secara individual dan masyarakat. Begitu pula dengan hukum-hukumnya. Hukum islam menekankan pada final goal, yaitu untuk mewujudkan kemaslahatan manusia. Fungsi ini bisa meliputi fungsi social engineering. Hukum islam dihasilkan untuk mewujudkan kemaslahatan dan kemajuan umuat. Untuk merealisasi ini dan dalam kapasitasnya yang lebih besar, bisa melalui proses siyasah syariyyah, dengan produk qanun atau perundang-undangan, perubahan untuk tujuan lebih baik. Disini berarti sangat besar kemungkinannya untuk berubah, jika pertimbangan kemanfaatan untuk masyarakat itu muncul. Secara garis besar sifat dan karakteristik hukum Islam adalah Arrabbaniyah (Ketuhanan) Asy-Syumûl (Universal) al-Jam’u Baina al-Murûnah wa Tsabath (Menggabungkan antara fleksibilitas dan stabilitas), Al-Yusru wa Raf’u al-Haraj fî as-Syariah al-Islâmiyah (Syariat Islam Memudahkan, dan menghilangkan kesulitan). Kata Kunci: Karakteristik, Hukum, IslamReferensi
Abd al-Rabuh, Muhammad al-Said ‘Ali, Buhûst fî al-Adillah al-Mukhtalaf fîhâ ‘Inda al-Ushuliyin, Mesir: Matba’ al-Sa’âdah, 1980 M.
Abd Salâm, ‘Izzu ad-Dîn Ibnu, Qawâid al-Ahkâm fî Mashâlîh al-Anâm,
Abû Ishâq As-Syatiby, al-Muwâfaqât fî ‘Ushul al-Syariat, t.th.
Abu Zahra, Muhammad, Ushûl al-Fiqh, Kairo: Dâr al-Fikr al-‘Araby, 1997.
Al-Asyqhâr, ‘Umar Sulaiman, Khashâish al-Syarî’ah al-Islâmiyah. t.ket: Dâr an-Nafâis, t.th.
Al-Bajiqani, Abdul Gani, Al-Madkhal ilâ Ushûl al-Fiqh al-Mâliki, cet. I, Beirut: Dâr Libnan Lî al-Thibâ’ah wa al-Nasyar, 1968.
Al-Bukhâry, Muhammad bin Ismail, Shahîh al-Bukhâry, Beirut: Dâr al-Jail, t.th.
Al-Gazâly, Abu Hâmid Al-Mustashfa , Mesir: Maktabah Al-Jundiyah, 1971.
al-Khalâf, Abd al-Wahab, Ilmu ‘Ushul Fikih, cet 14, al-Kuwait: Dâr ‘Ilm, 1981 M
Al-Nadwa, ‘Alî Ahmad, al-Qawâid al-Fiqhiyah, cet. 1, (Damsyîq: Dâr al-Qalâm, 1986 M), h. 238.
Al-Qardawi, Yusuf. ‘Awâmil al-Sa’ah wa al-Murûnah Fî al-Syarî’ah al-Islamiyah. cet. I. Kairo: Dâr al-Sahwah Lî al-Nasyar, 1985.
Al-Qhaisy, Marwan Ibrahim, Ma’âlim al-Hudâ ila Fahmi al-Islâm, cet. 1, ‘Âmman: Maktabah al-Islamiyah, 1985.
al-Zuhaili, Wahbah, Ushûl al-Fiqh al-Islâmî, jilid 2, (Beirut: Dar al-Fikr, t.th), h. 36-37.
Amamâh, Adnan Muhammad. Al-Ihkâm wa Takrîr lî al-Qaedah al-Masyaqqah. Beirut: Muasasah ar-Risalah. 2004.
Arifin, Bustanul. Prospek Hukum Islam dalam Kerangka Pembangunan Hukum Nasional di Indonesia. cet. I. Jakarta: IKAHA. 1994.
Ash-Shiddieqy, Teungku Hasbi. Falsafah Hukum Islam. Cet. II. Jakarta: Bulan Bintang. 1976.
Bâ Zamul, Muhammad bin ‘Ûmar, Thagyîr al-Fatwa, cet. 1, al-Su’ûdiyah Dâr al-Hijrah lî an-Nasyer wa Tauzi’, t.th.
Dahlan, Abd Rahman, Ushul Fiqh, Jakarta: Amzah, t.th.
Efendi Satria, M.Zein, Ushul Fiqh, Jakarta: t.p, 2005.
Hanafi, Pengantar dan Sejarah Hukum Islam , Jakarta: Bulan Bintang, 1970.
http://majelispenulis.blogspot.co.id/2014/01/fleksibilitas-hukum-islam.html Posted by Majelis Penulis at 22.08 on Senin, 06 Januari 2014.
Ibn al-Mâjah , Muhammad bin Yazîd, Sunan Ibn al-Mâjah, Beirut: al-Maktabah al-Ilmiyah, t.th.
Jamil, Fatthurrahman. Filsafat Hukum Islam. cet. I. Jakarta: Logos wacana Ilmu, 1997.
Kamus Besar Bahasa Indonesia/fleksibilitas. http://kbbi.web.id/fleksibilitas. diunduh (3 maret 2016).
Khalil Rasyad Hasan, Sejarah Legislasi Hukum Islam, Jakarta: Amzah, 2009.
Khalil, Rasyad Hasan, Tarikh Tasyri’, cet. 1, Jakarta: Amzah, 2009.
Mas’ud , Muhammad Khalid, Filsafat Hukum Islam. Bandung: Pustaka, 1996.
Quthb, Syaid, Khashâîsh al-Thasawwûr al-Islami wa Muqawamatihi, cet. 6, (Beirut: Dâr al-Syuruq, 1979 M.
Syihab, Umar. Al-Qur’an dan Kekenyalan Hukum. cet. I. Semarang: Dunia Utama, 1993.
Ulwan , Abdullah Nashih. Syari’at Islam yang Abadi. Tejemahan Daud Rasyid, cet. I. Bandung: Usamah press. 1992.
Yûsuf al-Qardhawy, al-Khashâish al-‘Ammah lî Tasyri’ al-Islâmy, Beirut: Muasasah al-Risâlah, 1985.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).



