PENANAMAN AKHLAKUL KARIMAH DI MA AL-ISTIQAMAH PEKAPURAN RAYA BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.47732/adb.v4i2.197Abstract
Abstract: Teachers are a very influential factor in the world of education, especially aqidah akhlak teachers play a very important role in instilling akhlakul karimah in students. Aqidah akhlak teachers must pay more attention and improvement in instilling akhlakul karimah in order to have good behavior in accordance with Islamic law. Therefore, it is necessary to nurture and knowledge students in order to have good morals, especially behavior. The problem is about the morals of students where there are still some students who have not been able to show the direction of good moral change, which is classified as lacking. The purpose of this study is to find out how the role of teachers and factors in instilling akhlakul karimah in MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin. This research uses a type of field research (field research) with a qualitative approach. The research method used is descriptive research. The subjects of the study were 1 teacher and 10 learner people. The object of the study is the role of aqidah akhlak teachers in instilling Akhlakul Karimah at MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin.Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data processing techniques used are data reduction, data interpretation and editing. Meanwhile, data analysis uses qualitative descriptive analysis. Based on the results of this study, it is concluded that the role of aqidah akhlak guru akhlak instilling akhlakul karimah in MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin is: 1) teachers as educators show exemplary attitudes, discipline and habituation that are able to provide good examples and can be imitated by their students, 2) teachers as mentors for example by guiding their students when there are lessons that are difficult to understand can improve the way students learn in a more effective and efficient direction, 3) teachers as motivators so that students are enthusiastic in carrying out learning, 4) teachers as evaluators have an important role in assessing not only in quantity but also the quality of students in emphasizing the importance of giving honest assessments. Factors supporting the role of aqidah akhlak teachers in instilling akhlakul karimah are: 1) parental factors, 2) environmental factors, and inhibiting factors 1) self-awareness factors, and 2) gadget factors. Keywords: Factors Supporting and Inhibiting, The Role of Teachers. Abstrak: Guru merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan, terlebih guru aqidah akhlak memegang peranan yang sangat penting dalam menanamkan akhlak kepada anak didiknya. Guru aqidah akhlak hendaknya lebih memperhatikan dan meningkatkan indoktrinasi akhlak untuk perilaku yang baik sesuai dengan syariat islam. Oleh karena itu, perlu memberikan bimbingan dan pengetahuan kepada siswa untuk mengembangkan karakter yang baik, terutama perilaku. Permasalahannya sekarang adalah tentang moralitas siswa, dan ada juga beberapa siswa yang tidak menunjukkan perubahan moral yang baik, yang tergolong kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dan faktor pendukung penghambat dalam menanamkan akhlakul karimah di MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif penelitian lapangan (field research). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu 1 orang guru dan 10 orang peserta didik. Objek penelitian yaitu peran guru aqidah akhlak dalam menanamkan Akhlakul Karimah di MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah Reduksi data, Interpretasi data dan Editing. Sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru aqidah akhlak dalam menanamkan akhlakul karimah di MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin adalah: 1) guru sebagai pendidik memperlihatkan sikap contoh teladan yang baik, kedisiplinan dan kebiasaan baik yang mampu memberikan contoh dan dapat ditiru oleh peserta didik, 2) guru sebagai pembimbing misalnya, ketika ada anak peserta didiknya yang belum memahami pelajaran maka arahkan, sesuai dengan cara yang efektif dan efisien, 3) guru sebagai motivator, hal yang juga penting sebagai guru harus memotivasi peserta didiknya agar semangat dalam belajar atau menuntut ilmu, 4) guru sebagai evaluator, selain memberikan penilaian tentang hasil belajarnya, seorang guru juga harus memberikan penilaian sikap terhadap peserta didik untuk perkembangan afektifnya maka dari itu hal utama yang harus diterapkan oleh seorang guru yaitu kejujuran dalam melakukan penilaian apapun yang terkait dengan peserta didik. Selain peran seorang guru, disini juga ada faktor pendukung peran guru aqidah akhlak dalam menanamkan akhlakul karimah yaitu: 1) faktor orang tua, 2) faktor lingkungan, dan faktor penghambat 1) faktor kesadaran diri, dan 2) faktor gadget atau gawai. Kata Kunci: Faktor Penghambat dan Pendukung, Peran Guru.References
A.M, Sardiman. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Pers, 2014.
Adrian dan Muhammad Irfan Syaifuddin. Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Anak Dalam Keluarga, Jurnal EDUGAMA: Kependidikan dan Sosial Keagamaan, Vol. 03, No.02, 2017.
Ahmadi, Abu dan Noor Salimi. Dasar-dasar Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
Arianti, Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa, Jurnal DIDAKTIKA, Vol.12, No.2, 2018.
Azis, Moh Rofiqi, dan Ruslan. Upaya Menanamkan Akhlakul Karimah Siswa Dalam Pembelajaran PAI di Era Milenial, Jurnal AL-ULUM, Vol. 8, No. 1, 130, Februari 2021.
Djamarah, Syaiful Bahri. Guru dan Anak Didik dalam Integritasi Edukatif, Jakarta: Rineka Cipta, 2005.
Mahmud, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Pustaka Setia, 2011.
Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2002.
Nata, Abuddin. Akhlak Tasawuf, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.
Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya, Jakarta : Bumi Aksara: 2011.
Suparlan, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Dari Konsepsi Sampai Implementasi, Jakarta: Grafindo Persada, 2002.
Taylor, Shelley E, dkk. Psikologi Sosial, Edisi Kedua Belas, Jakarta: Kencana, 2009.
Thoha, M.Chabib. Teknik Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Rajawali Pers, 2001.
Undang-undang RI No. 14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen, Jakarta: Sinar Grafika 2014.
Utami, Yeri Utami. Metode Pendidikan Aqidah Islam Pada Anak Dalam Keluarga, Jurnal PEDAGOGY, Vol. 14, No.1, 2019.
Wijanarko, Jarot. Ayah Ibu Baik Parenting Era Digital, Jakarta Selatan: Keluarga Indonesia Bahagia, 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


