PENGEMBANGAN MANUSIA SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA BERBAGAI JENJANG PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.47732/adb.v5i1.199Abstract
Abstract: This study aims to find out how the true nature of humans as a source of learning and how to develop human beings as a source of learning at various levels of education. The type of research chosen in this study is library research using qualitative methods. The data used is secondary data, namely data that is not obtained directly from the source. The results of this study indicate that humans as learning resources mean making humans as seekers, savers, processors and presenters of messages who are able to provide experience and understanding in learning and help achieve the desired learning goals in accordance with expectations. In the world of education, the role of humans as a source of learning is focused on the figure of the teacher who becomes the facilitator and main source of learning. Then, human development as a learning resource must be adjusted to the existing level of education, where at the elementary school level the teacher as a learning resource must create a stimulus response, a sense of security, comfort, and a memorable learning experience in the minds of students. At the junior high school level, teachers must begin to provide learning through a creative and interactive environment, experience, and technology. At the high school level, teachers must maximize the use of technology, the internet, and digital libraries in which they present a variety of creativity that can support the learning development of students. In addition, teachers must also avoid delivering monotonous subject matter, weak voices, and not daring to make eye contact because it can reduce students' trust in teachers. At the tertiary level, human development as a learning resource is becoming more varied, where the orientation is not only limited to teachers or lecturers, but can also be in the form of speakers in seminars, discussion forums, and the use of Learning Resource Centers and the internet are increasingly being encouraged. Keywords: Education Level, Human, Learning Resources. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya hakikat dari manusia sebagai sumber belajar serta bagaimana pengembangan manusia sebagai sumber belajar pada berbagai jenjang pendidikan. Jenis penelitian yang dipilih pada penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode kualitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu data yang tidak didapat langsung dari sumbernya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa manusia sebagai sumber belajar berarti menjadikan manusia sebagai pencari, penyimpan, pengolah dan penyaji pesan yang mampu memberikan pengalaman dan pemahaman dalam belajar serta membantu tercapainya tujuan pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan harapan. Dalam dunia pendidikan, peran manusia sebagai sumber belajar tertuju pada sosok guru yang menjadi fasilitator dan sumber belajar utama. Kemudian, pengembangan manusia sebagai sumber belajar harus disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang ada, dimana pada jenjang SD guru sebagai sumber belajar harus menciptakan stimulus respon, rasa aman, nyaman, dan pengalaman belajar yang berkesan di benak peserta didik. Pada jenjang SMP, guru harus mulai memberikan pembelajaran melalui lingkungan, pengalaman, serta teknologi yang bersifat kreatif dan interaktif. Pada jenjang SMA, guru harus lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, internet, dan perpustakaan digital yang di dalamnya meyajikan berbagai kreatifitas yang mampu menunjang perkembangan belajar peserta didik. Selain itu, guru juga harus menghindari penyampaian materi pelajaran yang monoton, suara yang lemah, dan tidak berani melakukan kontak mata karena dapat mengurangi kepercayaan peserta didik terhadap guru. Pada jenjang perguruan tinggi, pengembangan manusia sebagai sumber belajar menjadi semakin variatif, dimana orientasinya bukan hanya sebatas guru atau dosen saja, tetapi juga bisa berupa pembicara dalam seminar, forum diskusi, serta penggunaan Pusat Sumber Belajar dan internet yang semakin digalakkan. Kata Kunci : Jenjang Pendidikan, Manusia, Sumber Belajar.References
Adams, K. A. & Lawrence, E. K. Research Methods, Statistics, and Applications Second Edition. California: SAGE, 2019.
Afandi, M. & Badarudin. Perencanaan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Bandung: ALfabeta, 2011.
Andarini, H. D. et al. Designing the interactive multimedia learning for elementary students grade 1 st–3 rd: A case of plants (Natural Science subject). In 2016 4th International Conference on Information and Communication Technology (ICoICT) (pp. 1-5). IEEE.
Barron, A. B. et al. "Embracing multiple definitions of learning", Trends in neurosciences, Vol. 38 No. 7 (2015).
Brown, H. D. Principles of Language Learning and Teaching. New York: Pearson Education, Inc, 2000.
Cahyadi, A. Pengembangan Media & Sumber Belajar (Teori dan Prosedur). Serang: Laksita Indonesia, 2019.
Eliyanto & Wibowo, U. B. "Pengaruh jenjang pendidikan, pelatihan, dan pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru sma muhammadiyah di kabupaten kebumen", Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, Vol. 1 No. 1 (2013).
Eryanto, H. & Swaramarinda, D. R. “Pengaruh Modal Budaya, Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Tingkat Pendapatan Orang Tua Terhadap Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta", Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB), Vol. 1 No. 1 (2013).
Gazali, M. “Optimalisasi Peran Lembaga Pendidikan Untuk Mencerdaskan Bangsa", Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, Vol. 6 No. 1 (2013).
Hadikusumo, K. Pengantar Pendidikan. Semarang: IKIP Semarang PRESS, 2000.
Haromaini, A. “Manusia Makhluk Pembelajar (Studi Tafsir Tarbawi)”, Islamika: Jurnal Agama, Pendidikan dan Sosial Budaya, Vol. 12 No. 1 (Januari 2018).
Jailani, M. S. “Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Karakter Peserta Didik (Ikhtiar optimalisasi Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)”, Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 10 No. 2 (2016).
Jatirahayu, W. "Guru berkualitas kunci mutu pendidikan", Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif, No. 2 (November 2013).
Jawawi, A. “Implikasi Salat Bagi Manusia Sebagai Makhluk Pembelajar”, el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, Vol. 2 No. 2 (2018).
Mukhtar & Iskandar. Desain Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Gaung Persada Press, 2010.
Mulyasa. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008.
Musfiqon. Pengembangan Media Belajar Dan Sumber Belajar. Jakarta: Prestasi Pustakakarya, 2012.
Papalia, dkk. Human Development (Psikologi Perkembangan). Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008.
Prastowo, A. Sumber Belajar & Pusat Sumber Belajar: Teori dan Aplikasinya di Sekolah/Madrasah. Depok: Prenadamedia Group, 2018.
Rahmadi, I. F. “Mengembangkan Pusat Sumber Belajar di Perguruan Tinggi Berdasarkan Masalah Dan Kebutuhan Terbaru”, Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 31 No. 2 (Oktober 2017).
Sanjaya, W. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group, 2010.
Sari, M. & Asmendri, "Penelitian kepustakaan (library research) dalam penelitian pendidikan IPA", Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA, Vol. 6 No. 1 (2020).
Setiawati, S. M. “Telaah Teoritis: Apa Itu Belajar?”, HELPER: Jurnal Bimbingan dan Konseling, Vol. 35 No. 1 (2018).
Sitepu. Pengembangan Sumber Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2008.
Supriadi. “Pemanfaatan Sumber Belajar dalam Proses Pembelajaran”, Lantanida Journal, Vol. 3 No. 2 (2015).
Undang Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Yusuf, A. M. Metode Penelitian: Kualitatif, Kuantitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana, 2017.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


